Harusenyum's Blog

Just another WordPress.com weblog

Apa itu cinta? Mei 29, 2010

Filed under: sisi lain — harusenyum @ 7:19 pm

haha, judulnya aja udah alay banget. Tapi mudah-mudahan isinya gak alay ya. Pernah saya berpikir apa sebenarnya cinta? Pertanyaan yang disampaikan oleh seorang teman SMP saat tes pidatonya, “apa itu cinta? Saling menyayangi? Saling menyukai? Gak tau kan apa artinya cinta?”

Sekarang setelah direnungkan, ternyata benar juga. Terlalu dangkal jika cinta hanya diartikan seperti yang disebutkan di atas. Terlalu alay. Hahaha..

Saya coba menelisik kedalam otak, mencari lokus yang menyimpan makna cinta. Kata otak, “Sulit kalau kau cari disini sendiri, minta dulu kuncinya pada hati.” Oke, saya pergi, minta kunci pada hati. Kata hati, “Pintunya ada di otak ya.” Aduh ampun deh, dilempar dari otak kehati, dari hati ke otak. Mungkin itu yang dialami oleh orang-orang yang sedang dipenuhi bunga-bunga cinta. Atau hanya hati yang bicara? Tak mau peduli apa kata otaknya.

Jadi ingat sebuah lagu yang cukup unik dari sebuah band pendatang baru, “Bertahan satu cinta..Bertahan satu C.I.N.T.A” haha…
Apa iya, cinta bisa membuat manusia rapuh jadi kuat? Bukan sebaliknya membuat manusia kuat jadi rapuh?

Semua memang relatif. Tergantung dari tiap variabel pada cinta itu sendiri. Cinta ibu pada anaknya, membuat ibu bertahan walau lelah sudah tak terkira, (I love you Mom). Cinta pada saudara, membuat manusia mau mengalah demi kebahagiaan saudaranya. Cinta pada sahabat, membuat manusia selalu punya tempat berdiskusi, bercengkerama, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Cinta pada pasangan, pasangan yang kaya gimana dulu nih? Kalau cinta pada pasangan seperti Pak Habibie dan Alm Ibu Ainun Habibie insya ALLAH bisa jadi teladan. Teladan kesetiaan, teladan toleransi, teladan saling menghargai, dll. Tapi kalau pasangan seperti yang tuuuuttt (sensor, biar anda interpretasikan sendiri ya,hehe), coba kita pikir-pikir dulu dimana manfaatnya. dimana mudharatnya? Lalu tarik kesimpulan berdasarkan otak manusia dan naluri yang Allah berikan pada kita. Silahkan, masing-masing kita punya jawabannya. Apakah kita tega melukai kesucian orang yang kita cintai? Silahkan, kita punya jawabannya masing-masing.

Nurani, menurut buku ESQ (saya lupa nama pengarangnya) sebenarnya tak pernah bohong. Karena Allah telah memasukkan sifat-sifat-Nya yang mulia ke dalam nurani kita. Tapi terkadang kita yang tidak menghiraukannya. Dengar sedikit bisikannya dan berlalu tanpa sisa.

Ya, sampai demikian Allah mencintai kita. Telah dimasukkannya sifat-sifat yang begitu mulia, tapi terasa hanya lewat bagi kita. Telah diberi-Nya berbagai berkah dalam hidup kita. Tapi ingatkah kita berucap syukur pada-Nya saat sampai kembali dirumah? Saya juga sering lupa. Ini cuma hal kecil, dan masih banyak bentuk cinta Allah lainnya yang begitu dahsyat. Dan salah satu yang paling dahsyat adalah kehidupan. Allah kirimkan Rasulul untuk menyampaikan cinta pada hamba-Nya. Ya, Rasul juga bentuk cinta Allah pada kita. Cinta-Nya pada kita tak akan terganti.

Saya kembali menarik nafas dalam saat membaca apa yang saya tulis ini. Menulis tentang cinta, tak ubahnya bagai menulis tentang rahasia. Tak mudah diterka. Abstrak, tapi ada.

Jadi apa makna cinta bagi anda?

Iklan
 

Bukan Pelengkap Organ Mei 6, 2010

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 5:50 pm

hilang tenggelam melayang
timbul datang kemudian pergi
apa isi otak ini?
aku tak bisa melihatnya
apa isi hati ini?
aku juga tak bisa melihatnya
apa mungkin mereka hanya seonggok daging tak berguna?
kurasa tidak..
kalau mereka tak berguna
untuk apa Tuhan ciptakan mereka?
hanya untuk pelengkap organ?
buat apa?
Tuhan ciptakan karena pasti punya makna..

 

Malam ini… Maret 12, 2010

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 5:44 pm

Malem-malem gini, bukannya tidur malah online, padahal paginya udah harus berangkat subuh-subuh.. Iseng aja posting tulisan ini, sedang mencari makna apa lagi yang bisa digali.. Apa ya? kadang manusia lupa dunia sekitarnya, tapi paham betul seberang lautan sana. Coba refleksi setelah satu minggu ini menjalani semester kedua sebagai mahsiswa dijurusan pendidikan matematika. Tantangannya makin banyak, tugasnya apalagi,hehehe..Baru satu minggu 7 mata kuliah lengkap dengan tugas masing telah menanti. Tapi itulah hidup manusia. saya pernah berpikir, apa saya bisa jika hidup tanpa mengeluh pada sang pencipta? Sulit sekali rasanya. Tiap pagi saya berangakat kuliah, saya pasti berdoa, ya Allah jadikan angkotnya cepet penuh, dapet bisnya juga cepet dan dapet tempat duduk di bis. saat posting ini saya malah baru inget, mungkin saya jarang sekali berdoa agar ilmu yang saya dapat bisa bermanfaat bagi banyak hal. Manusia… Menjadikan lupa sebagai alasan dasar yang paling mudah dikatakan, begitupun saya.
Dalam seminggu ini, mungkin sudah banyak kata-kata imajiner yang keluar dari mulut saya. yang saya paling ingat, saya jawab “math is my soul”. ketika seorang dosen bertanya pada saya kenapa pilih matematika. dan saya jawab, ” saya ingin menjadi bagian dari perubahan indonesia yang lebih baik”, sebagai alasannya saya untuk memilih jurusan pendidikan matematika.
banyak oang pikir mungkin, ambil aja jurusan pendidikan. cuma jadi guru aja, apa susahnya sih?? ternyata memang susah. tak segampang saya kira, tinggal jelasin apa yang kita ngerti didepan kelas…kasih tugas,selesai..!!
ternyata tugas guru jauh lebih berat dari itu, guru punya kewajiban untuk mendidik bukan hanya menyampaikan. kata seorang dosennya saya, tugas guru adalah HOW TO MAKE THEY LEARN..ya, ini kata-kata yang paling tepat bagi saya saat ini, yang menjadi alasan mengapa menurut saya jadi guru tidak mudah. kita tidak pernah bisa sepenuhnya mengontrol manusia. manusia tidak seperti mesin yang mati jika dimatikan..dan hidup jika di hidupkan..manusia bebas..punya hak dan kewajiabannya masing-masing,,punya bakat, minat dan kemampuan yang berbeda-beda, dan salah satu tugas guru adalah mengakomodir itu semua.
ya, saya masih harus banyak belajar. Bukan hanya sekadar untuk IP bagus, tapi karena saya memang butuh untuk belajar, betapapun malasnya si bodoh ini. akan selalu begitu, agar saya punya bekal cukup untuk menyampaikan ilmu yang saya dapatkan ini kepada anak-anak bangsa nantinya, nanti saat saya sudah siap.. atau memang harus siap.. yang jelas saya ingin jadi YANG LUAR BIASA..
itu saja..

 

Belajar Dari 461 Maret 8, 2010

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 11:23 am

Tulisan ini, lagi-lagi masih berkaitan tentang angkot setia yang mengantarkan saya pulang pergi kampus, angkot 461. Ya, bagi saya banyak hal kecil dan terlupakan yang dapat kita jadikan pengingat dan pelajaran tentang hidup dari angkot sempit ini. Saat-saat pulang dari kampus dan nak angkot ini, saya merasa otak saya tidak bisa berhenti untuk memerintahkan mata saya memperhatikan sekeliling saya. Lalu apa yang menarik dari si angkot mungil ini? Menurut saya 461 adalah salah satu angkot yang paling terorganisir di Indonesia, paling tidak di jabodetabek lah,hehe. Kenapa? Karena ketersediaan angkot ini di atur sedemikian rupa. Di UKI, ada beberapa orang time keeper yag siap dengan handy talky utuk memberitahukan pada temannya yang ada di pangkalan untuk segera datang. Hal ini berarti, para sopir angkot yang ada di pangkalan sudah ada gilirannya untuk dapat penumpang, jadi gak berebutan, mungkin karena ini juga sopir 461 adalah sopir yang paling akur terhadap sesamanya, menurut penglihatan saya. Selain itu, jika saya berangkat ke kampus dan naik 461 dari pangkalannya yang ada di dekat rumah saya,ongkos yang harus dibayar oleh penumpang tidak dibayarkan ke sopir angkot tersebut, tapi penumpang bayar sebelum angkot berangkat pada seorang bapak yang bertugas sebagai penagih ongkos penumpang. Kemudian sang bapak penagih akan memberikan uangnya ke sopir kalau tidak salah Rp 65.000. Hal-hal ini saya perhatikan dari hari ke hari. Dan suatu saat saya tersadar, WAAW..TERNYATA HANYA UNTUK PERGI DAN PULANGNYA SEORANG MAHASISWA SEPERTI SAYA DARI DAN KE KAMPUS, TUHAN MELIBATKAN BEGITU BANYAK ORANG YANG BAHKAN SAYA TIDAK KENAL, TIDAK TAHU WAJAHNYA,BAHKAN MUNGKIN TIDAK TERPIKIR OLEH SAYA. Bagi saya ini adalah sebuah bukti bahwa kita memang tidak bisa hidup sendiri di dunia yang Tuhan ciptakan ini. Kita butuh orang lain. Saya coba membayangkan, kalau saja tidak ada orang yang mau jadi sopir angkot 461, saya kuliah harus menempuh jaraka yang lebih jauh. Kalau tidak ada para time keeper 461, entah berapa lama saya harus menunggu si angkot mungil itu untuk pulang ke rumah dan waktu tempuh saya akan semakin lama. Jika tidak ada bapak penagih ongkos itu, menunggu uang kembalian angkot menjadi hal yang sangat menyebalkan karena bisa aja pak sopirnya gak punya uang kembalian, kalau ada si bapak penagih kan udah pasti tuh, gak lebih gak kurang bayarnya,hehe. Ya, itulah sekelumit rutinitas yang saya jalani. Kecil dan terlihat sangat sepele mungkin. Tapi, ternyata hal kecil dan sepele ini juga ikut mempengaruhi keseharian kita sebagai orang kecil yang tergantung pada keberadaan angkot-angkot kecil.

Makasi ya pak sopir, pak time keeper, n pak penagih ongkos. Walaupun saya gak yakin bapak baca blog saya,hehe…
461 pasar rebo - uki

 

Bintang Itu Rahasia Februari 20, 2010

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 8:36 am

Dalam pencarian, apa arti kesuksesan?
Tidakkah yang kita dapatkan akan hangus saat sudah dalam genggaman?
Tidakkah kita lebih menikmati proses dari pada hasil?
Apa buktinya?
Setelah sampai atap gedung pencakar langit kita ingin sampai puncak Himalaya…
Setelah sampai puncak Himalaya kita ingin memegang awan..
Setelah berhasil memegang awan kita ingin memeluk bulan..
Setelah dapat memeluk bulan kita tertarik menjamah bintang..
Lalu apa lagi?
Menarik…tapi bodoh..karena bintang baru akan selalu lahir..
Lalu sampai kapan?
Mungkin samapi asisten setia Tuhan datang memaksa kita untuk mengucapkan selamat tinggal [pada gedung pencakar langit, pada puncak Himalaya, pada awan, bulan dan bintang..
Memaksa kita pasrah dan berharap bintang-bintang itu menolong kita..
Lalu mulai menerka..Apa yang akan mereka tanyakan pada kita?
Tak bisa,,tak bisa kita baca rencana Tuhan pada kita…

 

Refleksi jalanan Januari 25, 2010

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 11:42 am

Seperti biasa, sebagai mahasiswa kere yang cuma mampu naik angkot dan bus kota untuk sampai ke kampus tercinta an pulang lagi ke rumah saya berangkat dengan perasaan datar cenderung malas berangkat karena hari itu hujan. tetapi saya harus berangkat lebih pagi karena ada tugas observasi. Di pinggir jalan pagi hari, menunggu bis 45 tersayang datang. Bis ini salah satu bis kota jakarta yang menyebalkan jakarta yang menyebalkan karena hanya lewat 15 sampai 30 menit sekali paling cepat. Beruntungnya, saat saat itu saya mendapat tempat duduk. dan saya pikir perjalana akan cukup menyenangkan. Kemudian ada seorang kakek yang naik bis itu. Seorang wanita muda memberikan tempat duduknya pada kakek itu. Sang kakek sempat menolaknya, tapi akhirnya beliau bersedia duduk di tempat wanita yang baik hati itu. ternyata tempat tujuan sang kakek memang tak terlalu jauh. Beliau turun dengan sedikit berlalri karena tempat berhenti bis kami adalah jalur sepeda motor, mungkin beliau takut tertabrak motor. Beliau lari membawa payung yang sudah disiapkannya, tapi sayangnya sang kakek terjatuh saat ingin naik ke trotoar. Mungkin karena Beliau kaget karena ada sepeda motor yang tiba-tiba melintas. Yang membuat saya sedih saat itu adalah saya melihat ada 2 orang anak SMA yang mungkin sedang menunggu bis, mereka melihat dengan jelas di depan mata mereka sang kakek jatuh, lututnya menyentuh aspal, tangannya menahan berat tubuhnya. Tapi mereka diam, tanpa sedikit pun ada bahasa tubuh yang menunjukkan bahwa mereka berniat untuk menolong kakek malang itu. MEREKA DIAM HANYA MELIHAT TANPA BERGERAK UNTUK MENOLONG KAKEK ITU. Kalau saya bisa turun untuk membantu sang kakek berdiri saya ingin sekali turun, tapi bis 45 yang saya tumpangi sudah berjalan kembali.
Betapa menyedihkan kejadian pagi hari yang saya saksikan. Hal ini menyadarkan saya bahwa saat ini saya hidup di zaman yang sudah tidak perduli pada sesama. Yang hanya mementingkan diri sendiri, bahkan hanya untuk membantu seorang kakek tua ringkih itu berdiri. Dimana rasa kebersamaan kuat yang katanya dimiliki oleh bangsa ini? Dimana rasa hormat para anak muda kepada mereka yang lebih tua?? Dimana rasa iba kita pada seorang yang lemah dan butuh bantuan kita??
dimana??
Sungguh ironi, Jakarta pagi hari.

 

mahluk-mahluk 461 episode 1… Desember 5, 2009

Filed under: Refleksi — harusenyum @ 6:23 am

Setiap hari biasa yang kita lalui saat ini, mungkin akan jadi cerita seru dan lucu di masa depan nanti..

Angkot dengan label 461 udah jadi sahabat gue semasa kuliah ini..
Para abang ancot itu udah berjasa nganterin gue..hehehe..

dan tiap kali gue naik tu ancot, ada aja hal lucu lebih tepatnya sih aneh..
Suatu hari,gue berangkat kuliah jam sebelas kurang, terlambat setengah jam dari biasanya..
sampe dipangkalan 461, angkotnya udah hampir penuh..tersisa satu kursi lagi baru abang angkotnya mau jalan.. Gue seneg dong, secara gue jadi cepet nyampe juga kan kalo angkotnya langsung jalan..

tapi….
ternyata, space yang kata abangnya masih ada tu..cuma cukup buat anak bayi kurus kering kalee..
seeeeeeeemmppiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttt bangeeeeeeeeeeeeeeeett..
penumpang seniornya (penumpang yang udah ada sebelum gue), gede-gede bener (tanpa bermaksud menyinggung loohh)..alhasil gue gak duduk di tuh ancot, alias CUMA NEMPEL DOANK…!!
hampir setengah perjalanan..dalam hati gue ngomong..Ya Allah…. napa begini amat nasib yaakk???
udah orang-orang pada gak mau geser sedikit pun…akhirnya, gue maksa aja..gak peduli tu orang pada kesempitan,lah orang gue sendiri cuma nempel doank di bangku..duduk kagak,,jongkok kagak..
jadi sok kecil aja dah gue..
akhirnya sampe juga dan gue turun dari tuh ancot..giiileeee…keram boo kaki saiiaa..gemeteran segala lagi..
mana perjalanan masih panjang (hahaha, lebay dikit getoo)…

dari perjalanan gue hari itu, gue dapet pelajaran:
1. kalo naik angkot & abangnya bilang, ” satu lagi neng,,satu lagi berangkat…”
periksa dulu tempat duduknya cukup gak buat kita..coz, biasanya itu ‘jebakan’, dibilang masih cukup buat duduk..padahal cuma cukup buat kelingking gue doank..sebel,.

2. jangan males-malesan berangkat kuliah dan jangan berangkat lebih dari jam biasanya..

3. please respect for the other..karena semua penumpang angkot itu sama-sama bayar,,jadi tolong dehh,JANGAN EGOIS..SESAMA PENUMPANG MEMILIKI HAK YANG SAMA…!!!

segitu dulu ahh…
semoga angkot di Indonesia makin nyaman dan murah…
semoga penumpang di indonesia makin bisa menghargai sesamanya…